Parenting Di Era Digital

Bagaimana orang tua harus bersikap pada generasi millennial dan centennial mengingat adanya perbedaan generasi dan disrupsi diantara generasi orang tua dan anak ?

Tentunya tugas dan peran orang tua jauh lebih kompleks dari generasi sebelumnya. Orang tua yang hidup dan mengasuh anak-anaknya di era disrupsi seperti saat ini dituntut menjadi orang tua pembelajar. Mengapa demikian? Karena ada banyak hal yang berubah bahkan punah terganti dengan hal-hal baru. Orang tua dituntut untuk berpikiran lebih terbuka menghadapi generasi baru yang memiliki pandangan kritis dan kreatif.  Dalam era disrupsi informasi seperti ini, sangat diperlukan kemampuan bertoleransi dan menghormati cara pandang yang berbeda, yang mungkin saja terjadi di antara anak dan orang tua. Hal ini tentunya disebabkan oleh kecanggihan teknologi IoT (Internet of things) sehingga anak akan dengan mudah menemukan informasi dan mengolahnya. Pola-pola otoriter sebaiknya ditinggalkan karena hanya akan memperlebar jurang komunikasi antara anak dan orang tua. Utamakanlah budaya dialog sehingga orang tua dan anak dapat saling memahami dan menghormati cara pandang masing-masing.

Sosial media dan aplikasi digital telah merubah cara hidup dan cara berpikir generasi muda. Dengan keterbukaan informasi seperti saat ini, sumber informasi bagi mereka bukan hanya orang tua dan keluarga melainkan informasi big data  yang dengan mudah mereka dapatkan melalui internet dan media elektronik lainnya. Hal ini tentunya tidak dapat dibendung. Cara berpikir mereka yang lebih bebas, informal dan kreatif tentunya harus dihormati, diberi wadah dan diarahkan. Memang menjadi sebuah pekerjaan ekstra bagi orang tua di era disrupsi ini untuk dapat beradaptasi dan menyelaraskan diri dengan perubahan yang begitu cepat.

Pemahaman tentang disrupsi dan percepatan perubahan teknologi ke arah digital mau tidak mau harus dipelajari oleh para orang tua agar dapat mengarahkan anak-anaknya ke “jalan yang benar.” Orang tua dituntut untuk belajar bagaimana keluarga dapat hidup berdampingan dengan gadget, masuk ke dalam dunia maya yang abstrak dan tanpa batas, termasuk tetap menanamkan norma, nilai dan aturan kemanusiaan kepada keluarga. Bukan persoalan mudah, namun dapat dipelajari.

Untuk itu Kelas Virtual Digilitera membuka kelas Parenting Di Era Digital untuk mendampingi keluarga, khususnya orang tua agar lebih cepat dapat beradaptasi di era digital dan menghadapi disrupsi informasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.